Pernahkah kamu bayangkan seseorang begitu mencintaimu walaupun kamu tidak mencintainya?
Pernahkah kamu bayangkan seseorang menerimamu apa adanya tanpa syarat?
Pernahkah kamu bayangkan seseorang meninggalkan kerajaannya untuk membantu rakyat yang tidak mengenalnya?
Pernahkah kamu bayangkan seseorang mati untuk orang yang bahkan membencinya?
Bila memang yang saya tulis di atas itu benar dan ada, tentu saja kita bisa bilang “too good to be true” atau istilah lainya mana mungkin ada yang seperti itu. mana mungkin ada orang mati buat musuhnya. atau meninggalkan kekuasaannya untuk seseorang yang tidak mengenalnya. mana ada orang yang mencintai seseorang tanpa syarat.
Tapi saudaraku, nyatanya lebih dari 2000 tahun yang lalu, ada seseorang bayi yang lahir di dunia ini, disaat bayi-bayi lain belum mengerti tujuan hidupnya, Dia sudah mengetahui bahwa tujuan hidupnya dalah untuk mati di kayu salip, menanggung dosa seluruh umat manusia. manusia yang tidak percaya kepadanya, manusia yang sudah penuh dengan dosa, manusia yang bahkan membencinya.
Bayi itu menangis saat dia lahir ke bumi, tapi bukan seperti tangisan bayi lain, dia menangisi jiwa-jiwa yang ada bumi, menurut saya dia mengasihi karena kasih untuk manusia-manusia di bumi, Dia terharu karena akhirnya dapat menyelamatkan umat manusia dan menanggung dosa semua manusia.
Nama bayi itu adalah Yesus Kristus, ya dialah yang mencintai kita tanpa syarat, dia yang mau melayani tanpa dilayani, dia yang mau mengorbankan dirinya untuk kita manusia berdosa, walaupun kita berulang-ulang kali jatuh, dia tetap mau mengulurkan tangannya untuk membuatmu bangkit.
mungkin saat ini dia kembali mengetuk hatimu dengan tangan yang berlubang paku. dan dia bertanya “Apakah bayi itu sudah lahir di hatimu?”
bila ada sesuatu yang sangat bagus, dan kamu bisa mendapatkannya masa kamu menolaknya?
So
JESUS = TOO GOOD TO BE TRUE = YOU MUST GET THIS OPPORTUNITY TO GET HIM







