RSS

Jaket atau Emas???

02 Jan

Hari itu seperti biasa aku mau pergi ke kampus, setelah siap-siap segala macem
akhirnya sudah siap untuk pegi ke kampus. Ya pasti aja aku selalu pake jaket kalo mau
ke kampus karena panas banget di luar. hehehe. pas aku pake jaketku yang berwarna coklat
aku menyadari sesuatu. Jaketku ini uda ga seperti dulu lagi. Sekarang sudah banyak bolongnya
, warnanya sudah kusam, sudah ada beberapa noda yang kayanya walaupun di dryclean juga
ga bisa ilang. Kadang juga rada ga PD kalo mau make jaket ini, juga jadi ga pd kalo mau
minjemin jaket ini ke cewe yang lagi kedinginan. hehehe.

Aku masih ingat dulu pas pertama kali tanteku beliin aku jaket ini. Wuahhh senengnya
setengah mati, jaket ini keren buanget!!!! Setiap ke sekolah(karena pas itu masih sma) pasti aku pake
dengan bangganya petantang petenteng di sekolah pake jaket ini. Kalo setiap ada cewe yang
kedinginan dengan coolnya pasti aku bilang “Mau aku pinjami jaket?”. pokoknya keren banget. hahhaha.
tapi sekarang kekerenan itu rasane ilang, rasa bangga saat aku memakainya, rasa senang seperti
saat pertama kali aku dapet jaket ini juga sudah hilang.

Hey friends…apa kekristenan kita sama seperti jaketku ini? Masih ingat rasa senang
pertama kali kita revival? Masih ingat pertama kali senangnya kita menerima Tuhan dalam
hidup kita dan menjadikan Yesus menjadi juru selamat kita? Perasaan senang yang luar biasa.
Perasaan bangga yang luar biasa. Bahkan kita bisa mengabarkan kasihNya kemana-mana.
Tapi sekarang…..Masih adakah perasaan itu dalam hatimu? Masih adakah rasa bangga
mengenakan jubah kekristenan kita dengan berkata “Hey aku uda hidup baru lo!!!”.
Masihkah kita dengan bangga mengabarkan kasihnya kepada orang-orang?

Jawaban itu hanya kamu dan Tuhan yang tahu. Tapi my friends bila memang rasa itu sudah pudar dari hatimu
mari bersama-sama kita minta kepadaNya untuk memperbaharui perasaan kita ke saat dimana kita
pertama kali revival. Dan bila DIA sudah memeperbaharui perasaan kita, mari kita perlakukan
kekristenan kita bukan sebagai “jaket” tapi sebagai “emas”.

Emas sangat berbeda dengan jaket, dari pertama kita mendapatkannya dan sampai kapanpun, tentu kita
masih menyukainya, masih bangga bila memilikinya, dan nilai jualnya(berharganya bagi kita) terus naik dan naik.
Ayo friends kita perlakukan kekristenan kita bagaikan emas bukan seperti jaket.

behind the secene : hmmmm noteku kali ini agak keras ya….sebenere ini juga berlaku
bagiku, saat pertama kali Tuhan memberikan ilustrasi ini ke aku, aku juga sangat kaget
dan malu. Aku juga sedikit merenung tentang kekristenanku selama ini…kadang aku juga
menyamakannya dengan jaketku. Tapi friends ayo mulai sekarang kita menjadikannya sebagai
emas dan bukan jaket.

 
Leave a comment

Posted by on January 2, 2010 in A Momment's Though

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: