RSS

Ketika Hatiku Bicara

02 Jan

Hari itu aku pergi sama beberapa temenku. Tiba-tiba di tengah jalan aku liat suatu pemandangan yang membuat hatiku sedih sekaligus bersyukur. Aku melihat seorang laki-laki memakai tas seperti tas seles, berpakaian putih(atau agak krem gitu) dan bercelana kain dengan warna tua. Dia mengangkat suatu tongkat tinggi-tinggi, saat aku memperhatikan lagi perilaku orang ini, maka aku menyadari kalau Pria ini Tuna Netra. Dan dia mau menyebrang jalan. Hatiku sedih sekali ngliat pemandangan seperti itu. Aku saat itu juga langsung bersyukur ke Tuhan atas segala sesuatu yang dia kasih selama ini. Aku ga buta, aku ga tuli, semua panca inderaku bekerja sempurna. Tapi apa aku pernah mensyukurinya? Engga…. Bahkan aku ga pernah menyadari kalau ini adalah anugrah dari Tuhan. Maka saat itu juga, aku bersyukur padaNya atas segalanya.

Jadi terkadang kita merasa semuanya itu normal. Kita bernafas,kita melihat, keta merasa itu memang sudah semestinya. Tapi sadarkah kita, siapa yang membuat kita bernafas dan melihat? Dialah Allah yang memberi kita kehidupan, Dia yang memberi kita segalanya. Bersyukurlah selama lidah ini bisa bersyukur, lihatlah semua keindahan yang sudah Dia buat selama mata kita masih bisa melihat. Jangan sampai segalanya terlambat.

 
Leave a comment

Posted by on January 2, 2010 in My Experience

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: